Selasa, 14 Januari 2020

Aku ga bisa yange.

Aku ga bisa.
Aku ga bisa.
Aku ga bisa.
Aku ga bisa.
Aku ga bisa.

Sakit

Malam itu, aku menyempatkan mengirim email. Lalu hanya kamu balas dengan senyum. Lusa lalu aku masuk IGD, asam lambungku naik, aku sengaja mempostingnya setidaknya aku yakin kamu akan bertanya. Tp ternyata tidak. Ternyata ditinggalkan olehmu, juga sepaket dengan hilangnya rasa pedulimu. Aku menangis. Kamu benar-benar telah pergi 🙂

Tanpamu

Tepat sebulan. Maaf jika hati ini belum benar-benar rampung membenahi luka. Maaf jika ego ini masih belum bisa menerima kenyataan jika ada oranglain bersamamu. Maaf jika hati ini masih menyisipkan doa agar Tuhan mau bermurah hati sedikit saja melunakan hatimu agar sedikit saja peduli. Maaf jika kata maaf ini hanya akan menjadi sebuah kata tanpa pernah aku bisa sampaikan. Aku pernah beberapa kali kehilangan, sampai hari ini aku benar benar merasa bahkan tidak ada setitik cahaya tempatku pulang. Aku mohon setidaknya sebentar saja menghilang dalam ingatanku. Sesak. Perih. Luka. Maaf jika aku belum sembuh dari patah hati ini.